Tuesday, April 14, 2015

Tokoh yang menginspirasi

Nick Vujicic


Biodata :
Nicholas James Vujicic, atau yang lebih dikenal dengan Nick Vujicic lahir pada tanggal 4 Desember 1982. Ia adalah seorang motivator berkebangsaan Australia dengan tetra-amelia syndrome, yaitu penyakit dimana si penderitanya kehilangan seluruh alat geraknya, antara lain adalah kedua tangan dan juga kakinya.

Awal kehidupan :
Sedari kecil, Nick mengalami tekanan mental dan juga secara emosional dimana akhirnya ia memilih untuk tetap hidup dengan kekurangan seperti itu. Pada usianya yang ke 17, nick membuat organisasi kecil-kecilan sendiri yang bernama life without limbs (hidup tanpa alat gerak). Di organisasi tersebut ia mulai menjadi motivator, dimana ia fokus berbicara dan mengajarkan tentang hidup dengan kekurangan, tentang harapan, dan juga mencari arti dari kehidupan. Nick juga selalu berkata jika kita percaya dengan tuhan, dengan hati yang sungguh-sungguh pasti tuhan akan selalu membantu kita. Ia juga selalu berkata bahwa tuhan pasti dapat membantu kita melewati segala kekurangan yang kita miliki.

Karir :
Nick lulus dari Griffith University pada usianya yang ke 21, mendapatkan dua gelar sekaligus yaitu dalam bidang akutansi dan finansial. Setelah itu ia menjadi motivator, keliling dunia, dan fokus kepada permasalahan remaja.

TV dan Buku :
Nick mempromosikan motivasinya ini lewat televisi dan juga tulisannya. Buku pertamanya berjudul life without limits, kemudian lewat DVD dengan judul life’s greater purpose, yang isinya adalah dokumentasi tentang kehidupannya. Ia juga merilis DVD khusus untuk remaja dan sebayanya yang berjudul no arms, no legs, no worries!
Pada tahun 2008, Nick pernah diwawancarai oleh Bob Cummings di salah satu acara televisi Amerika.

Ia juga membintangi film pendek yang berjudul Butterly Circus, dan mendapatkan penghargaan Doorpost film project pada tahun 2009. Pada tahun 2010, Nick mendaoatkan penghargan dari Method Fest Independent Film Festival dan The Feel Good Film Festival.
Nick juga adalah salah satu motivator dalam konferensi global TED.

Jerih Payah / Motivasi :
Dalam motivasinya, Nick banyak bercerita tentang bagaimana ia dapat melewati semuanya, dan tentang kehidupannya. Banyak yang bertanya kepada Nick, bagaimana ia bisa selalu tersenyum, hampir setiap waktu? Ia hanya berkata bahwa kita sering kali mempermasalahkan apa yang belum kita punya, dan lupa akan apa yang sudah kita punya atau miliki.

Pernah dulu, dan sering sekali, Nick selalu dihadapi dengan tekanan mental dan juga emosi. Ia sempat berpikir kalau dia tidak akan menjadi seorang lelaki, seorang manusia, seorang bapak yang baik, dan menggapai apapun. Ada bisikan yang hebat di dalam dirinya untuk mengakhiri hidupnya atau untuk tetap melanjutkannya.

Nick juga sebenarnya sudah punya cukup uang untuk membeli sepasang kaki palsu, akan tetapi ia tidak mau. Nick berkata bahwa tuhan memberinya keadaan yang seperti ini, dan dengan seperti inilah Nick lebih bersyukur dan lebih dapat merasakan indahnya pemberian tuhan, walaupun ia menyimpan sepasang sepatu di lemarinya, karena ia percaya akan keajaiban.

Nick juga bisa bermain golf, bermain drum, bermain bola, sampai berselancar.
Dalam motivasinya ia berkata bahwa ia sangat sedih dan kecewa setiap ia melihat ada orang yang gampang sekali putus asa dalam kehidupannya, yang bahkan masalahnya itu sangat sepele, dan tak seberat yang dialami oleh Nick.

Kata-kata bijak/ Inspirasi :

“I have the choice to be angry at God for what i don't have, or be thankful for what i do have” (Aku mempunyai pilihan untuk marah kepada tuhan atas apa yang tidak aku miliki, atau bersyukur atas apa yang sudah aku miliki.)

Kita manusia sering kali mempermasalahkan apa yang belum kita punya, dan lupa akan apa yang sudah kita punya atau miliki.

“If you can't get a miracle, become one.” ( Kalau kamu tidak mendapatkan suatu keajaiban, jadilah keajaiban itu.)

Kalau kamu jatuh dan gagal, bangkitlah! Kalau kamu gagal lagi, bangkit kembali! Jika masih gagal, tetaplah bangkit! Yang menjadi persoalan bukanlah berapa kali kamu gagal, akan tetapi berapa kali kamu bangkit setelah jatuh dan gagal.

Mungkin sekarang kamu tidak bisa melihat arah tujuan di depanmu, tapi itu bukan berarti tujuan itu tidak ada disitu.

“Life without limbs? Or life without limits?” ( Hidup tanpa alat gerak? Atau hidup tanpa batas?)
“...God's love is so real that He created you to prove it.” (Rasa cinta tuhan sangatlah nyata dan tuhan menciptakan kita untuk membuktikannya,)

“... for every disability you have, you are blessed with more than enough abilities to overcome your challenges.” ( =Untuk setiap kekurangan yang kamu miliki, kamu telah dikaruniai oleh lebih dari cukup kermampuan untuk melewati setiap rintanganmu.)

“... God gave you just one mouth but He gave you two ears, so you should listen twice as much as you speak” ( Tyhan memberimu satu mulut tetapi dua telinga, agat kamu mendengar lebih banyak daripada berbicara)


No comments:

Post a Comment